Kebijakan Pemeriksaan Plagiarisme
Plagiarisme, termasuk self-plagiarism, tidak diperbolehkan dalam JURNAL BERLIAN CARE (Berlian Dignity Community Action for Responsive Empowerment). Penulis wajib memastikan bahwa naskah yang dikirimkan merupakan karya asli. Setiap penggunaan materi yang telah dipublikasikan sebelumnya, baik berupa ide, data, maupun kutipan, harus disertai dengan sitasi yang jelas dan sesuai.
Naskah yang mengandung substansi penelitian atau kegiatan yang sama tidak diperkenankan untuk dikirimkan ke lebih dari satu jurnal secara bersamaan. Praktik tersebut merupakan pelanggaran etika publikasi dan tidak akan ditoleransi.
Penulis juga harus memberikan pengakuan yang tepat terhadap semua sumber yang digunakan. Pencantuman referensi yang relevan secara akurat merupakan bagian penting dalam menjaga integritas akademik.
Prosedur Pemeriksaan Plagiarisme
Seluruh naskah yang masuk akan melalui proses pemeriksaan plagiarisme sebagai bagian dari alur editorial, dengan tahapan sebagai berikut:
- Pemeriksaan awal oleh Tim Editor, dilakukan secara manual baik offline maupun melalui database online untuk memastikan kesesuaian sitasi dan kutipan.
- Pemeriksaan lanjutan menggunakan perangkat lunak deteksi plagiarisme, seperti Turnitin. Apabila hasil pemeriksaan menunjukkan tingkat kesamaan (similarity index) lebih dari 25%, maka naskah akan ditolak secara otomatis karena terindikasi plagiarisme.